Antara Tajdid dan Dekonstruksi: Telaah Pemikiran al-Jabiri atas Ushul Fikih adalah sebuah kajian kritis yang menelusuri proyek besar Naqd al-‘Aql al-‘Arabi karya Muhammad Abid al-Jabiri, seorang pemikir muslim asal Maroko. Dalam proyeknya ia membagi nalar Islam secara dikotomis menjadi bayāni, ‘irfāni, dan burhāni. Buku ini mencoba mempertanyakan pengaruh proyek ambisiusnya tersebut terhadap pandangannya mengenai ushul fikih. Terutama bagaimana ia mempersoalkan metode qiyas yang ia anggap produk nalar bayāni dan mencoba menggantinya dengan silogisme yang ia anggap produk dari nalar burhāni.
Penulis berargumen bahwa proyek ini, alih-alih memberikan angin segar pada pemikiran Islam (tajdīd), justru lebih dekat dengan dekonstruksi yang merombak fondasi hukum Islam. Melalui telaah ini, penulis mengajak untuk merenungi batas antara upaya pembaharuan dalam Islam (tajdīd) dan dekonstruksi ala filsuf Perancis dalam wacana pemikiran Islam kontemporer.