Penulis: Tasya Putri Nurhayat
Editor: Yongki Sutoyo
Penerbit: CIOS UNIDA Gontor
Cetakan I: Januari 2026
Deskripsi: 48 + x hlm.; 12 x 18 cm
Sinopsis
Buku Tinjauan Kritis atas “Qirā’ah Mubādalah” dalam Interpretasi Al-Qur’an menghadirkan kajian mendalam terhadap metode penafsiran gender yang diperkenalkan oleh Faqihuddin Abdul Qadir. Pendekatan ini menekankan prinsip kesalingan antara laki-laki dan perempuan dalam memahami teks-teks Al-Qur’an yang berkaitan dengan relasi sosial dan keluarga.
Penulis memaparkan landasan epistemologis dan metodologis Qirā’ah Mubādalah, termasuk penggunaan maqāṣid al-syarī‘ah dan reinterpretasi ayat yang dianggap bias gender. Buku ini juga menunjukkan bagaimana pendekatan tersebut memperoleh dukungan dalam wacana tafsir kontemporer yang mengusung nilai kesetaraan dan keadilan.
Namun, penulis mengajukan kritik tajam terhadap aspek metodologis Qirā’ah Mubādalah, terutama potensi pemutusan teks dari konteks turunnya (asbāb al-nuzūl) serta pengabaian struktur bahasa Arab dan otoritas tafsir klasik. Sebagai alternatif, buku ini menawarkan model tafsir yang tetap menjunjung keadilan perempuan namun berakar kuat pada metodologi tafsir otoritatif dan worldview Islam yang utuh.
Pusat Unggulan IPTEK Perguruan Tinggi Centre for Islamic and Occidental Studies Universitas Darussalam Gontor (PUI-PT CIOS UNIDA Gontor)