Penulis: Amri Adhitya
Editor: Yongki Sutoyo
Penerbit: CIOS UNIDA Gontor
Cetakan I: Oktober 2025
Deskripsi: 67 + x hlm.; 12 x 18 cm
Sinopsis
Buku ini membahas krisis konsep kebenaran di era digital yang dipengaruhi filsafat posmodernisme. Posmodernisme menolak kebenaran universal dan objektif, menggantinya dengan relativisme, pluralisme, dan dekonstruksi.
Dalam konteks media digital, hal ini melahirkan fenomena hoaks, disinformasi, dan pencampuran fakta-opini yang membingungkan masyarakat, terutama saat pandemi. Konsep kebenaran menjadi cair dan ditentukan oleh narasi media, bukan realitas objektif.
Penulis menilai bahwa worldview Islam menawarkan alternatif yang kokoh, dengan menegaskan kebenaran bersifat absolut, bersumber dari waliyu (al-haqq), serta pentingnya otoritas keilmuan dan sikap tabayyun (literasi digital Islami). Dengan demikian, Islam dapat menjadi landasan kritis dalam menghadapi banjir informasi di era digital.
Pusat Unggulan IPTEK Perguruan Tinggi Centre for Islamic and Occidental Studies Universitas Darussalam Gontor (PUI-PT CIOS UNIDA Gontor)