Penulis: Mina Rizqina
Editor: Yongki Sutoyo
Penerbit: CIOS UNIDA Gontor
Cetakan I: Oktober 2025
Deskripsi: 82 + x hlm.; 12 x 18 cm
Sinopsis
Paradigma Cartesian–Newtonian justru memiliki signifikansi cukup besar terhadap krisis kualitas layanan kesehatan secara global. Paradigma tersebut dianggap terbatas dalam menyelesaikan berbagai problem kesehatan dan telah menuai ragam kritik oleh kalangan medis sendiri.
Kondisi demikian membuat kedokteran modern mencoba mendefinisikan ulang konsep-konsep kunci yang ada dalam bangunan keilmuannya. Terbukti bahwa pada awal abad ke-20, hal tersebut memunculkan paradigma holism yang disandarkan pada teori biopsikosial.
Akan tetapi, paradigma yang dikembangkan belum sepenuhnya cukup untuk menjawab tantangan yang ada disebabkan konsep-konsep dasar masih berlandaskan pada empirisme, humanisme, sekularisme dan rasionalisme.
Dengan demikian, terbuka peluang bagi ilmuwan medis muslim untuk memberikan tawaran alternatif worldview Islam dalam memandang realitas tubuh yang tidak bisa dilepaskan dari konsep manusia secara utuh yang memiliki relasi kuat dengan jiwa (nonmateri), di mana pengetahuannya langsung bersumber dari wahyu atau khabar shadiq.
Oleh karena itu, buku ini mencoba untuk menjelaskan bagaimana problem dualisme dan reduksionisme konsep tubuh dalam kedokteran Barat serta tawaran alternatif dari worldview Islam sebagai solusi.
Pusat Unggulan IPTEK Perguruan Tinggi Centre for Islamic and Occidental Studies Universitas Darussalam Gontor (PUI-PT CIOS UNIDA Gontor)